Ketika ia membalas pelukan ku dengan penuh kehangatan, memberiku sejuta harapan, membangkitkan semangat disegala aspek kehidupan,
Iya, dia hadir memberikan semua itu .
Ketika aku membuka mata ,
aku tak menyadari dimana aku saat ini?
Terhampar ribuan bunga bunga nan cantik dan indah, serta alunan angin yang lembut mendarat di hidung ku membawa keharuman khas dari bunga bunga itu,
Rasa takut, tapi gembira itu yg aku rasakan.
Dimana aku? Apakah ada orang ? Hallooo( teriak ku )
Dari belakang ku pun muncul seorang lelaki yang aku rasa aku mengenali nya dan aku merasakan kerinduan yang sangat besar pada dirinya.
Dia berkata
"Kamu tidak sendiri di dunia, banyak orang lain yg berperan dihidup mu tapi org org itu belum tentu menyanyangimu layak nya aku. Temukan lah org itu, carilah pengganti ku sampai kamu menemukan nya"
Lalu org tsb hendak pergi dan meninggalkan ku sendiri,
Lantas spontan aku berteriak ayahhhhh (panggilku)iya dia ayah ku, sosok yang sangat aku rindukan.
Lalu dia pun menoleh ke arah ku, tersenyum, dan langkah nya pun terhenti, segeralah aku yg menghampirinya, lalu memeluk nya. Iya dia pun membalas pelukan ku.
Lalu dia menasehati ku
" nak, kalau kamu ada masalah besar ingat nak ada allah yang maha besar daripada masalah mu, jangan lah bersedih,walaupun kamu belum menemukan orang yang bisa menjadi sandaran untuk mu, ingat nak kamu engga sendiri di dunia ini, allah selalu ada untuk mu, dan allah pun tidak akan menguji hamba nya melebihi kemampuan hambany tersebut. nak, ingat pesan ayah kalau kamu merasa ujian mu sangat berat, berarti kamu sangat hebat :) jadilah manusia yang baik, jika kamu beruntung kamu menemukan org baik, kalau tidak , kamu yang ditemukan oleh org baik. bangkit dan kuat ya nak, kita bertemu lagi nanti di kehidupan yang jauh lebih indah"
Pada saat itu aku ga bisa menahan air mata yg jatuh ini, sedih, terharu, rindu semua menjadi satu. Rasanya pelukan ini terasa berat untuk dilepaskan kembali, pelukan ini terlalu singkat untuk sebuah rindu yang sangat mendalam, ingin rasanya aku mencegah langkah kaki itu, ingin rasanya aku menahan jejak itu agar tak pergi lagi dari ku, Tapi aku tidak bisa.
Dan aku pun tersadar bahwa rasa itu tak lagi sama, kami hidup di dunia yang berbeda :"
Lalu aku pun terbangun oleh sebuah alarm yg menunjukan waktu solat subuh,
Ya allah, aku telah dipeluk........
Di peluk oleh sebuah harapan yang sangat indah, yang membangkit kan kembali semangat ku untuk terus berjuang sampai engkau mengatakan waktu nya pulang, terimakasih engkau telah menghadirkan kembali sosok yang sangat aku rindukan walau hanya melalui perantara mimpi namun terasa sangat indah.
Izinkanlah aku ingin bernyanyi :"
Untuk mengenang sebuah mimpi ini
Syair dan melody,
Kau bagai aroma penghapus pilu.
Gelora di hati
Bak mentari kau sejukkan hatiku.
Burung burung pun bernyanyi ,
Bunga pun tersenyum
Melihat kau menghibur hati ku.
Hatiku mekar kembali,
Terhibur simfoni,
Pasti hidupku kan bahagia

Masya allah, tetap semangat ya sella :")
BalasHapus